Hari yang melalahkan ini terpaksa untuk dilewati... berharap
ada seseorang yang menemani dan memberiku semangat untuk terus menjalankan apa
yang menjadi impianku. Tapi entahlah, mungkin dia terlalu sibuk dengan
urusannya sendiri. Terlebih dia harus berhadapan dengan kondisi keluarganya
yang tidak menentu...
Sebenarnya saya berharap banyak akan kehadirannya, tapi
terlalu berkhayal jika itu harus terjadi. Bahkan ketika saya benar-benar
mengaharapkan dia mengucapkan sesuatu sore ini, sama hanya berbisik meminta
pada sang malaikat semoga dia mengenalku lebih baik dari ini.
Sadar gak tuan?? Anda meminta disaat waktu yang tidak tepat
sama sekali, dan itu membuat saya enggan meneruskan semuanya, walau ku tahu dia
lebih dewasa dariku. Tapi, tolong jelaskan padaku tentang sebuah kedewasaan
yang selalu kau sodorkan padaku.
Tolong jelaskan kawan..
Saya benar-benar tidak mengerti ini,
sore ini orang selain dia malah yang mengucapkan “selamat buka puasa”... yaa disaat saya mengharapkan kata-kata itu keluar dari mulutnya untuk menyudahi kelelahan hari ini.
tapi yasudahlah, saya harus memaknai arti kedawasaan lagi agar saya mengerti dan sejalan dnegan dia. Bantu saya tuhaannn...
sore ini orang selain dia malah yang mengucapkan “selamat buka puasa”... yaa disaat saya mengharapkan kata-kata itu keluar dari mulutnya untuk menyudahi kelelahan hari ini.
tapi yasudahlah, saya harus memaknai arti kedawasaan lagi agar saya mengerti dan sejalan dnegan dia. Bantu saya tuhaannn...
0 komentar:
Posting Komentar